Berusahalah Memahami Dengan Banyak Belajar

di kutip dari majalah tarbawi

Oleh : M. Lili Nur Aulia

inspirasi telah banyak menjadi modal kita selanjutnya. inspirasi yang terlahir dari ragam keadaan dan bermacam kondisi. inspirasi yang muncul dari sebuah kesenangan yang ternyata sementara, inspirasi yang tertanam dari kesulitan yang juga ada masanya. insiprasi yang datang dari kesenangan, juga inspirasi yang hadir saat kesedihan. semuanya bagian dari kehidupan yang harus dimaknai dengan satu kata, adalah belajar.

sebagaimana Hasan Al Bashri, saat ditanya oleh salah satu muridnya, “apa yang menjadikan engkau memiliki perangai baik seperti ini?” Hasan Al Bashri menjawab, diriku sendiri yang menjadikannya seperti ini “. murid itu bertanya lagi, “bagaimana mungkin seseorang mendidik dirinya sendiri?” Hasan Al Bashri menjawab, “jika aku melihat orang meakukan keburukan, aku berusaha tidak melakukannya. jika aku melihat orang melakukan kebaikan, aku berusaha melakukannya”. inti dari jawaban Hasan Al Bashri adalah belajar. belajar dari kehidupan yang ia jalani sendiri.  belajar dari lingkungan dan respon kehidupan yang ia rasakan.dari belajar itulah ia bisa membina dirinya.

ada beberapa langkah yang harus kita lakukan untuk belaja dalam hidup ini. karena disinilah sesungguhnya implikasi dari permohonan kita, “Allah, ajarkan kami memahami semua ini…”

1. pertajam sudut pandang melihat dan menilai sesuatu dengan mendekat pada Allah SWT

seorang mukmin yang taat, biasanya memiliki ketajaman bashirah. kata “bashirah” adalah ketajaman mata hati yang menterjemahkan peristiwa sesuai kehendak Allah SWT. ia lebih mudah mengkondisikan diri saat menghadapi situasi yang tidak disukai karena memiliki pandangan dan bashirah yang benar. dalam hadits Rassulullah SAW, ketajaman bashrah yangmenjadikan orang mampu memiliki firasat dengan melihat tanda- tanda, disebut dengan tawassum.

kemampuan itu lahir dari kedekatan seseorang kepada Allah SWT. dekat dengan Allah SWT berarti selalu berada dalam lingkup ketaatan kepadanya.

2. luruskan dan betulkan cara menilai dan memandang

lihat darisudut pandang yag berbeda, siapa tahu jawabannya ada disana

  1. belajar bahwa Allah saja yang tunggal, sedangkan selain Allah, sudah pasti beragam.
  2. selesaikan semua perjalanan, jangan berhenti di tengah jalan. kelak akan kita baca apa hikmahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: