Deklarasi SBY BERBUDI

16 Mei 2009
Oleh : Pristia Ratna

Seminggu sebelum di sahkannya deklarasi, media cetak maupun elektronik meributkan siapakah yang menjadi  CaPres yang akan mendampingi SBY?. muncul berita bahwa parpol yang berkoalisi dengan Demokrat menentang keras menolak dicalonkannya bpk. Boediyono, khususnya dari partai PKS. Perwakilan dari PKS, fahri hamzah, merasa tidak diikutsertakan untuk pengambilan keputusan siapa CaPres yang akan mendampigi SBY. Begitu juga parpol lainnya.

Nah, Pada tanggal 15 Mei 2009 tadi malam di Gegung SaBoGa, Bandung, telah dideklarasikan calon CapPres & CaWaPres, bpk. SBY dan bpk. Boediyono dari koalisi partai demokrat pada pukul 20.05. Deklarasi tersebut dihadiri 28 perwakilan Sekjen parpol, termasuk diantaranya Tifatul Sembiring datang dengan wajah tersenyum ke arah media cetak maupun elektronik. itu pertanda baik untuk koalisi selanjutnya bersama SBY.

Yang menarik buat saya dari deklarasi itu adalah pada saat 28 perwakilan Sekjen parpol tesebut mengusulkan istilah untuk pemerintahan kini adalah SBY BERBUDI (SBY Bersama Budiono). Saya merasa istilah yang diberikan sesuai dengan pribadi SBY dan juga Budiono.

Pada pidato SBY disebutkan bahwa Beliau memilih Budiono dengan pertimbangan- pertimbangan yang matang. Beliau melihat dari sisi sosok Budiono mampu bekerjasama dalam bidang perekonomian, Beliau juga memprediksi perekonomian 5 tahun mendatang akan mengalami krisis global. lalu Beliau menyebutkan sosok Budiono adalah sosok yang bersih, Beliau telah bekerjasama selama 10 tahun pada kepemerintahan Orde Baru, kinerja yang dilakukan cukup baik pada saat Budiono menjabat sebagai Koordinator Bidang Pembangunan Nasional (BAPENAS), dan sekarang menjabat sebagai Guberur BI. Ia juga tidak punya masalah terhadap apapun baik dibidang keuangan ataupun sosial, tidak cari muka, tidak membisniskan sesuatu. (pada saat mendengar dibacakannya kriteria tersebut, saya yakin sosok JK tersindirkan oleh pernyataan tersebut. yah, namanya juga persaingan politik…)

Pendamping SBY, Budiono juga memberikan pidato. Ia mengungkapkan rasa terima kasih karena ini merupakan suatu penghormatan bagi Ia, dan Ia juga mengucapkan terima kasih kepada istrinya karena telah mengizinkan Ia untuk melakukan tugas negara yang berat dan dipertanggung jawabkan kepada rakyat Indonesia. Ia juga menjelaskan selak beluk kinerja yang telah Ia lakukan selama 10 tahun ini.

Pidato deklarasi tersebut telah menjawab kontroversi yang ada selama 1 minggu terakhir yang dibicarakan oleh berbagai media dan para pakar politisi. mereka menerka- nerka mengapa bpk. SBY memilih Boediyono sebagai pathnernya, mengapa mengambil CaWaPres bukan dari koalisi demokrat, dsb.

(red : pristia ratna)

2 Komentar (+add yours?)

  1. annie neey
    Mei 16, 2009 @ 14:13:07

    kira-kira apa ya yang dibicarakan SBY sehingga PKS menjadi setuju dengan Budiono?

    Balas

    • ratna165
      Mei 16, 2009 @ 14:33:30

      yang ratna tangkep dari pidato kemaren, SBY ngejelasin secara gamblang mengenai kriteria yg ada pd Budiono. dy dianggap mampu bekerjasama dalam bidang ekonomi, karna SBY memprediksi-in 5 tahun kedepan akan terjadi krisis global. makanya itu, SBY ngakuin kinerja dy selama 10 tahun yg di akui kinerjanya o/ pihak luar negri (5 tahun ada dibawah kepemimpinan SBY). mungkin dengan pertimbangan itu pihak PKS & rekan2 koalisi luluh & tetap komitmen u/ memenangkan SBY…
      emang c sayang bgt dari parpol islam ga da yg mewakili… tapi itu uda keputusan SBY + dy jg uda pertimbangin efek baik & buruknya pilih budiono..

      Allahua’lam dah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: